PPS Cilacap: Nelayan mulai memasuki musim panen ikan

Cilacap (ANTARA) – Kepala Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Cilacap Mahrus mengatakan nelayan di Kabupaten Cilacap mulai memasuki musim panen ikan yang ditandai meningkatnya pendaratan hasil tangkapan sejak pertengahan Juni, meski kondisi cuaca masih menjadi tantangan dalam aktivitas melaut.

“Sejak pertengahan Juni pendaratan mulai naik. Dominan kapal handline (kapal penangkap ikan yang menggunakan alat tangkap pancing ulur) yang melakukan pendaratan di PPS Cilacap, dengan hasil tangkapan didominasi tuna dan cakalang,” katanya usai pembukaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2026 di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu.

Ia mengatakan kapal yang melakukan pendaratan umumnya berukuran di atas 5 gross ton (GT).

Berdasarkan data PPS Cilacap, kata dia, total produksi ikan yang didaratkan sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai sekitar 17 ribu ton untuk seluruh jenis ikan.

Ia memperkirakan tren peningkatan produksi akan berlanjut hingga Oktober-November sebagaimana pola musim pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurut dia, aktivitas penangkapan ikan di perairan selatan Jawa sangat dipengaruhi angin timuran yang kerap memicu gelombang tinggi sehingga memengaruhi intensitas nelayan melaut.

Oleh karena itu, lanjut dia, PPS Cilacap bersama BMKG dan instansi terkait terus menyampaikan informasi cuaca kepada nelayan sebagai dasar dalam menentukan waktu yang aman untuk berlayar.

“Nelayan di sini sudah pintar karena sosialisasi yang masif. Mereka mengetahui kapan harus berlayar dan kapan musim penangkapan ikan tertentu. Kami tinggal memperkuat informasi yang mereka terima,” katanya.

Selain memberikan pelayanan kesyahbandaran bagi kapal yang bertambat dan berlabuh, kata Mahrus, PPS Cilacap juga melayani pendaratan ikan serta mendata seluruh hasil tangkapan sebagai dasar penyusunan statistik produksi perikanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Indarto mengatakan musim penangkapan ikan di perairan selatan Jawa baru mulai meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya menjelang akhir tahun.

“Musim ikan baru mulai naik. Diperkirakan peningkatan akan berlangsung pada Agustus hingga September dan mencapai puncaknya menjelang akhir tahun,” katanya menegaskan

Ia mengatakan kondisi tersebut sejalan dengan tren produksi di PPS Cilacap.

Akan tetapi, kata dia, cuaca yang kurang bersahabat masih menjadi perhatian sehingga nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melaut.

Menurut Indarto, kapal-kapal berukuran di atas 5 GT saat ini mendominasi pendaratan ikan pelagis besar seperti tuna dan cakalang, sedangkan hasil tangkapan ikan berukuran kecil masih terbatas akibat pengaruh angin.

Sementara itu, hasil tangkapan udang rebon mulai kembali muncul meskipun volumenya belum sebanyak beberapa waktu lalu.

Salah seorang nelayan peserta SLCN 2026, Miswanto (42) mengaku pelatihan yang diselenggarakan BMKG menambah wawasannya mengenai pentingnya memanfaatkan informasi cuaca sebelum melaut.

“Alhamdulillah jadi tambah tahu tentang informasi dari BMKG. Kami diajarkan melihat prakiraan cuaca melalui aplikasi di telepon seluler dan diingatkan selalu memakai pelampung saat melaut,” katanya.

Nelayan asal Kelurahan Sidakaya, Kabupaten Cilacap, itu mengaku rutin memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat melaut.

Menurut dia, kebiasaan tersebut penting karena cuaca ekstrem masih sering terjadi di perairan selatan Jawa.

Kendati demikian, ia mengakui hasil tangkapan belum optimal karena angin kencang dan gelombang tinggi membuat banyak nelayan memilih tidak melaut.

“Padahal, Agustus biasanya menjadi awal musim dengan hasil tangkapan yang lebih melimpah,” katanya.

Akibat cuaca buruk, kata dia, sebagian nelayan memilih menunda keberangkatan karena hasil tangkapan belum tentu mampu menutup biaya operasional.

Miswanto mengharapkan kondisi cuaca segera membaik agar aktivitas penangkapan ikan kembali normal dan hasil tangkapan meningkat seiring datangnya musim panen ikan.

https://www.antaranews.com/berita/5671181/pps-cilacap-nelayan-mulai-memasuki-musim-panen-ikan?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=popular_right

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *